(KEMATIAN) KEPASTIAN YANG TIDAK PASTI

Posted: 17 April 2010 in berpikir positif, opini
Tag:, , , ,

kematian

” Setiap yang bernyawa pasti mati” ( QS. Ali Imran [3] : 185), ayat itu menerangkan bahwa yang bernyawa pasti akan mati. kematian itu sendiri adalah suatu kepastian yang tidak pasti, pasti akan terjadi tapi tak ada seorang pun yang tahu kapan akan terjadi.  sebagaimana yang di firmankan oleh Allah “Sesuatu yang bernyawa tidak akan mati melainkan dengan ijin Allah, sebagai ketetapan yang telah ditentukan waktunya” (QS. Ali Imran [3] : 145). hanya Allah yang mengetahui kapan, di mana dan dengan cara apa kita mati.

setelah melihat peristiwa priok yang menyebabkan korban jiwa, di sini saya melihat tangisan yang menyertai kematian itu. di sini ada Pertanyaan yang sempat terbersit, apa yang mereka tangisi dari sebuah kematian? Kematian itu sudah ada dalam garis kehidupan manusia, tak ada seorang pun yang mampu menghindar dari kematian. kalau tangisan itu berdasar pada, bagaimana kita menjalani hidup tanpa fulan(almarhum) , maka sesungguhnya kita sudah menafikkan kehadiran Allah, karena semua mahluk yang ada di bumi ini hidup dengan rejeki masing (Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya,” (QS ath-Thalaq: 2-3)). dari ayat itu sudah jelas, apa yang kita takutkan dari kematian? apa yang kita tangisi dari sebuah kematian?

semua pasti ada masanya, Allah telah menggambarkan melalu pergantian siang dan malam, bahwa tidak mungkin siang akan berlangsung lebih dari waktunya, begitu juga malam. “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang telah Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.” (QS al-Baqarah [2]: 164).  Maha Benar Allah, Tuhan Maha Pemberi Perumpamaan bagi mahluknya yang mau berpikir.

untuk menyikapi kematian, kita harus paham arti hidup dan tujuannya. untuk tulisan selanjutnya akan membahas apa hidup dan tujuannya menurut Alquran.

Komentar
  1. […] This post was mentioned on Twitter by miftahul ilmi. miftahul ilmi said: is (dance)http://tinyurl.com/y3popzv (kepastian yang tak pasti) http://plurk.com/p/4pv5n3 […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s